Subscribe

RSS Feed (xml)



Powered By

Skin Design:
Free Blogger Skins

Powered by Blogger

Minggu, 27 November 2011

TULISAN 1


Tulisan 1: Buatlah tulisan dengan tema “Mengenal Ilbu Budaya Dasar” !

Ilmu Budaya Kalimantan Barat

Mengenal ilmu budaya Kalimanatan Barat sangat membanggakan buat saya, karena masyarakat di daerah Kalimanatan Barat memiliki ikatan tali persaudaraan yang sangat kuat dan di Kota Bengakayang Kalimantan Barat terdapat macam-macam suku, ras, agama dan bahasa. Meskipun berbeda-beda bahasa, ras dan suku, tapi kehidupan mereka selalu hidup berdampingan tanpa ada perselisihan, budaya inilah yang membuat saya menjadi tertarik untuk membahasanya.

        Karena di daerah-daerah untuk sekarang ini jarang sekali terdapat masyarakat yang saling rukun satu sama lain, apalagi berbeda-beda ras. Hal ini dapat tercipta karena masyarakat di bengkayang memiliki sisi saling menghargai, saling menghormati yang sangat kuat. 

        Kalau kita sedang di kota Bengkayangnya, di sana mayoritas suku cina, sedangkan di daerah-daerah Bengkayang mayoritas suku dayak dan agamanya protestan & katolik. Di Kota Bengkayang mayoritas suku cinanya itu masih mengikuti suku cinanya itu sendiri yaitu sembahyang di wihara, maka dari itu kepercayaan orang cina Kota Bengkayang masih mengikuti tradisi jaman dahulu  yaitu sembahyang di wihara atau sembahyang di pekong.

        Orang cina di Kota Bengkayang terkenal ramah-ramah dan banyak gadis muda yang biasanya di panggil dengan sebutan amoi yang cantik-cantik dan ramah-ramah. Kemudian orang Cina BEngkayang juga terkenal dengan sifat yang ulet dalam bekerja, serta suka berbisnis. Hasil bumi kota Bengkayang adalah karet, kelapa sawit, tambang mas, sahang (merica) danmasih banyak lagi yang lain. Makanya Kota Bengkayang itu terkenal dengan nama Kota Gunung Emas. 

        Di Kota Bengkayang sangat nyaman untuk menjadi tempat tinggal, karena nyaman, lingkungannya yang masih terjaga kelestarian alamnya, masyarakatnya yang saling menghormati, antara etnis cina dan melayunya juga saling menghargai, tidak ada yang namanya perbedaan rasa tau suku di kota Bengkayang ini.

        Misalnya pada hari raya Idul Fitri, orang cina banyak yang berkunjung ke etnis melayu untuk bersilahturahmi & mengucapkan hari raya bagi yang merayakan. Begitu juga dengan hari raya Imlek, etnis melayu pun sangat menghargai etnis cina, serta suka di adakan berbagai macam acara apabila mau imlek, Idul Fitri, Natal, serta Tahun Baru. 

        Kemudian pada saat perayaan Cap Go Me di Kota Bengkayang juga sangat ramai, sampai-sampai suku dayak yang tinggal di pedalaman mampir ke Kota Bengkayang untuk melihat serta menyaksikan perayaan Cap Go Me yang di rayakan oleh etnis cina di sana.

        Budaya-budaya inilah yang membuat masyarakat dari Kota Bengkayang di kenal ramah, tenggang rasa dan saling menghormati antara satu dengan yang lain..

Nama    : Deviana Wijaya
Kelas     : 1EA19
NPM     : 11211940

^_^

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar

My Blog List

You can replace this text by going to "Layout" and then "Page Elements" section. Edit " About "